Mouthwashing merupakan gim horor indie rilisan 2024 garapan pengembang Wrong Organ. Karya ini berhasil memikat banyak pemain lewat atmosfer mencekam serta alur cerita yang sarat misteri. Baru-baru ini, beredar spekulasi kuat bahwa gim tersebut segera diangkat ke layar lebar. Simak detail lengkapnya di bawah ini!
Kabar Adaptasi Layar Lebar Mouthwashing
Pihak Sony lewat Screen Gems dilaporkan sedang memproses proyek film adaptasi gim horor independen Mouthwashing. Isu hangat ini pertama kali diungkap pembocor industri hiburan ternama, Daniel Richtman, lewat laman Patreon pribadinya.
Kendati demikian, detail resmi terkait penulisan skenario, sosok sutradara, hingga agenda produksi film ini masih belum dipublikasikan secara mendalam.
A ‘MOUTHWASHING’ movie is reportedly in the works at Sony.A film adaptation of a psychological horror game that follows a stranded spaceship crew descending into madness.(Source: @DanielRPK) pic.twitter.com/ywkKBL3yFF
Kisah orisinalnya menyoroti lima kru kapal kargo antariksa Tulpar saat mengangkut persediaan obat kumur. Memakai kamera sudut pandang orang pertama serta visual ala PlayStation 1, Mouthwashing menghadirkan nuansa horor mendalam berkat kekuatan narasi psikologisnya.
Meski begitu, kabar adaptasi film ini memicu beragam tanggapan dari komunitas penggemar. Sejumlah fans menyambutnya antusias dan penasaran bagaimana Sony akan mengeksekusi visual ceritanya ke format sinema.
Di sisi lain, tidak sedikit penggemar yang kurang setuju dan merasa Mouthwashing lebih tepat dibiarkan menjadi karya interaktif gim semata tanpa perlu diekspansi ke medium lain.
Kelompok ini menilai pesona naratifnya terletak pada peran pemain sebagai tokoh antagonis yang menguak misteri secara mandiri. Bila beralih ke medium film, sensasi interaktif serta kepuasan menelusuri kebenaran dikhawatirkan hilang seketika.
Bagaimana tanggapan kalian mengenai wacana ini, brott?
Simak terus liputan menarik Gamebrott seputar Berita Game atau tulisan seru lainnya dari Sofie Diana. Untuk keperluan kerja sama dan pertanyaan lain, hubungi redaksi via [email protected].
