Arkane Lyon Berkejaran dengan Waktu: Terancam Tutup Jika Tak Kunjung Dapat Pembeli

Divisi gaming Xbox sebelumnya telah mengambil langkah restrukturisasi besar-besaran lewat gelombang pemutusan hubungan kerja massal, serta membubarkan dan melepas sejumlah tim pengembang di bawah naungan mereka.

Arkane Lyon kini menjadi salah satu studio yang nasibnya terkatung-katung setelah sempat berada pada fase konsultasi internal. Sekarang, masa depan pengembang game tersebut benar-benar berkejaran dengan waktu demi menghindari ancaman penutupan.

Batas Waktu Satu Bulan Sebelum Penutupan Studio

Berdasarkan pemberitaan dari media terbitan Prancis Le Monde, tahapan negosiasi serta konsultasi Arkane Lyon telah mendekati babak penghabisan. Pihak serikat pekerja pun memperingatkan bahwa langkah penyelamatan konkret wajib segera diambil.

Seorang narasumber dari serikat yang memakai nama samaran “Simon” menyatakan bahwa perundingan bersama PSE, badan advokasi tenaga kerja, berlangsung sangat mengecewakan karena pihak Microsoft dinilai enggan menyediakan alternatif lain bagi mereka.

Tenggat masa konsultasi tersebut dijadwalkan berakhir pada 13 November 2026. Selepas tanggal yang telah ditentukan itu, pihak manajemen perusahaan bakal menetapkan nasib akhir dari studio Arkane Lyon.

Di sisi lain, juru bicara Microsoft turut memberikan keterangan kepada media Prancis tersebut dan memastikan bahwa pihaknya masih meninjau berbagai alternatif solusi bagi Arkane. Opsi menjual studio ke investor lain turut masuk dalam pertimbangan.

Menghadapi sisa waktu yang sangat sempit, perwakilan serikat karyawan sangat berharap ada perpanjangan masa negosiasi guna mengamankan kelangsungan studio sekaligus nasib seluruh tenaga kerja di sana.

Proyek game Blade sendiri dilaporkan telah mendekati fase akhir produksi, sehingga pembatalannya dinilai menjadi kerugian fatal apabila studio ditutup. Kondisi krusial ini bahkan memicu sang pendiri Arkane menanyakan biaya pengambilalihan studio, kendati keseriusan tawarannya belum dapat dipastikan.

Apabila tidak kunjung ada titik terang hingga 13 November 2026 mendatang, studio berpeluang besar dibubarkan permanen, yang mana setidaknya 217 orang staf terancam terkena imbas pemecatan langsung.

Simak terus aneka ulasan seru Gamebrott lainnya seputar Berita game maupun tulisan terbaru dari Javier Ferdano. Untuk pertanyaan bisnis serta informasi kelanjutan kerja sama, silakan hubungi redaksi via [email protected].