Pihak Sony belum lama ini merilis data pembukuan finansial perusahaan untuk periode kuartal kedua tahun fiskal 2026. Berkas resmi tersebut membeberkan bermacam perincian seputar pendapatan, pos pembiayaan, hingga performa komersial jajaran permainan mereka, termasuk Marvel’s Wolverine.
Hasil rekapan menunjukkan bahwa angka peredaran judul tentang tokoh Wolverine ini berada di bawah torehan karya-karya ciptaan developer Insomniac Games terdahulu. Benarkah demikian faktanya?
Performa Penjualan Marvel’s Wolverine Menurut Rilis Resmi Sony
Sony pada akhirnya membuka data statistik resmi terkait penjualan Marvel’s Wolverine kepada publik untuk kali pertama. Mengacu laporan kuartal kedua tahun fiskal 2026, game eksklusif platform PS5 ini meraih peredaran 2,4 juta kopi hingga 4 November 2026, terhitung 50 hari usai peluncuran perdana tanggal 15 September lalu.
Pencapaian tersebut sejatinya tergolong masif sebab mendatangkan estimasi pemasukan hingga 193 juta dolar AS. Kendati begitu, rekor ini dinilai kurang memuaskan bila disandingkan langsung dengan performa sederet judul garapan Insomniac Games sebelum-sebelumnya.
Selisih catatan keduanya tampak amat kontras. Marvel’s Spider-Man 2 membukukan 2,5 juta unit hanya kurun 24 jam awal dan menembus 5 juta kopi dalam tempo 11 hari. Pendahulunya, Marvel’s Spider-Man, bahkan mencetak 3,3 juta kopi dalam tiga hari. Sementara itu, Ghost of Yotei selaku rilisan eksklusif PS5 tahun lalu mengamankan 3,3 juta unit di bulan pertamanya.
Hasil 50 hari pertama Marvel’s Wolverine memicu kekecewaan karena proyek laga petualangan tersebut digadang-gadang memakan anggaran pengembangan sekitar 300 juta dolar AS, atau melampaui tiga kali lipat dana produksi Marvel’s Spider-Man.
Berdasar perolehan kini, permainan itu dinilai masih sangat jauh dari ambang batas titik impas modal. Judul bertema pahlawan super ini diproyeksikan mesti membukukan penjualan minimal 6 juta unit setahun penuh demi menuntaskan target pembiayaan.
Terdapat beberapa kendala yang dianggap menahan laju pembelian game ini. Mulai ulasan gelombang perdana, karya ini menuai sorotan negatif akibat minim terobosan baru serta terlalu menuntun gamer secara berlebih, memicu torehan skor Metacritic berada di peringkat 6,4.
Alhasil, tren positifnya cepat surut. Marvel’s Wolverine sempat memuncaki posisi terlaris Amerika Serikat edisi September dan memegang debut terkuat judul terbitan Sony pasca Helldivers 2. Sayang, pada Oktober kemarin, peringkatnya melorot ke tangga 14 PlayStation Store regional AS dan terlempar dari daftar 20 teratas benua Eropa.
Simak terus ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar Marvel’s Wolverine atau tulisan informatif lain persembahan Arif Gunawan. Hubungi kami via [email protected] untuk keperluan informasi maupun kerja sama lebih lanjut.
