Panduan Lengkap Bermain God of War (2018 & Ragnarok)

God of War adalah game action-adventure besutan Santa Monica Studio yang pertama kali dirilis pada tahun 2005. Namun, seri reboot tahun 2018 membawa pendekatan baru dengan narasi lebih emosional, gameplay sinematis, dan latar mitologi Nordik. Sekuelnya, God of War: Ragnarök (2022), melanjutkan kisah Kratos dan putranya, Atreus.


1. Konsep Dasar

  • Pemain berperan sebagai Kratos, mantan Dewa Perang dari mitologi Yunani, yang kini hidup di dunia mitologi Nordik.
  • Game berfokus pada petualangan cerita, eksplorasi dunia semi-open world, dan pertarungan brutal.
  • Kratos ditemani Atreus, yang membantu dengan panah sihir dan dialog yang memperkaya cerita.

2. Sistem Pertarungan

Pertarungan di God of War terkenal intens, menggabungkan melee combat dengan sihir dan senjata khas.

  • Leviathan Axe: Kapak es yang bisa dilempar lalu dipanggil kembali seperti Mjölnir.
  • Blades of Chaos: Senjata rantai ikonik Kratos dengan jangkauan luas.
  • Atreus’ Bow: Membantu menyerang musuh jarak jauh atau melemahkan musuh besar.

Tips:

  • Gunakan kombinasi serangan ringan + berat.
  • Manfaatkan parry dengan perisai untuk membuka celah serangan.
  • Sesuaikan runic attack (serangan spesial) dengan tipe musuh.

3. Eksplorasi Dunia

  • Dunia game dipenuhi puzzle, collectible, dan area tersembunyi.
  • Contoh collectible: Odin’s Ravens, Nornir Chests, dan Artifacts.
  • Menyelesaikan side quest (Favors) tidak hanya memperkaya cerita, tapi juga memberi gear dan EXP penting.

4. Upgrade dan Progression

  • XP (Experience Points): Digunakan untuk membuka skill baru.
  • Hacksilver: Mata uang utama untuk upgrade gear.
  • Runes & Enchantments: Memberi efek tambahan seperti serangan elemen atau pertahanan lebih kuat.

Tips:

  • Fokus upgrade armor sesuai gaya bermain (offensive/defensive).
  • Prioritaskan runic attack dan skill perisai.
  • Jangan abaikan upgrade Atreus, karena perannya sangat besar di pertarungan.

5. Musuh dan Tantangan

  • Musuh bervariasi: Draugr, Troll, Revenant, hingga makhluk mitologi Nordik besar.
  • Pertarungan boss ikonik: Baldur, Magni & Modi, hingga Freya (di Ragnarök).
  • Tantangan opsional: Valkyries (2018) & Berserkers (Ragnarök) – musuh paling sulit dalam game.

6. Strategi Bermain

  • Jangan asal menyerang — pelajari pola musuh.
  • Gunakan lingkungan: ledakkan kristal, gunakan batu besar, atau dorong musuh ke tepi jurang.
  • Atreus bukan hanya pendukung — gunakan panahnya untuk mengganggu musuh atau membuka combo.

7. Kesalahan Umum Pemain

  • Mengabaikan puzzle dan collectible (padahal berguna untuk upgrade).
  • Tidak memanfaatkan parry, sehingga sering menerima damage besar.
  • Terlalu fokus pada Leviathan Axe tanpa memanfaatkan Blades of Chaos di pertarungan kerumunan.

8. Tips Pro

  • Gunakan perfect dodge untuk memperlambat waktu (perk tertentu).
  • Kuasai switch weapon combo (Axe → Blades → Atreus) untuk damage maksimal.
  • Simpan Rage Mode untuk momen kritis atau saat melawan boss.
  • Selesaikan tantangan Muspelheim dan Niflheim untuk armor terbaik.

Kesimpulan

God of War bukan sekadar game aksi brutal, tetapi juga kisah emosional tentang hubungan ayah dan anak. Kunci sukses bermain adalah menguasai pertarungan, bijak dalam upgrade gear, serta menikmati eksplorasi dunia mitologi Nordik. Dengan kombinasi strategi dan skill, Anda bisa menaklukkan setiap monster hingga para dewa.


Mau saya lanjutkan dengan artikel khusus tips melawan Valkyries di God of War (2018) atau build armor terbaik di Ragnarök biar lebih mendalam?

Ask ChatGPT