Peretas Bobol Sistem ChatGPT Memanfaatkan Claude Opus 5

Sekelompok peretas etis sukses menembus sistem akun internal milik ChatGPT serta mengamankan akses kode perusahaan. Beruntung, tindakan infiltrasi terhadap chatbot ciptaan OpenAI ini merupakan agenda resmi dari kompetisi sayembara penemuan bug.

Sistem ChatGPT Berhasil Dijebol Claude Opus 5 dalam Waktu Singkat

Menurut pemberitaan Wall Street Journal, tim peretas berlabel Hacktron Security Researcher awalnya memanfaatkan Claude varian Opus 4.8 guna melancarkan aksi. Kendati demikian, iterasi kecerdasan buatan tersebut sempat menemui kegagalan saat merancang eksploit penembus proteksi ChatGPT.

Kondisi langsung berubah drastis seusai varian Opus 5 meluncur. Prosedur pembobolan berjalan jauh lebih mulus dengan mengandalkan eksploitasi libheif yang menyasar kerentanan sistem encoder serta decoder pada berkas citra berformat .heic, .heif, dan .avif.

Walau demikian, capaian ini rupanya bukan diwujudkan melalui Claude edisi publik komersial. Berbagai sumber menegaskan para periset memanfaatkan edisi khusus Claude yang memang disiapkan terbatas bagi para pakar keamanan siber berlisensi.

Berbekal Opus 5, kelompok peneliti sukses menyusun instruksi eksekusi kode jarak jauh (RCE) untuk membobol Discourse Cloud lokal secara terus-menerus hingga bobol. Jeda semenjak celah ditemukan sampai izin masuk berhasil dikuasai berlangsung di bawah rentang 72 jam. Walau sistem agen AI memerlukan waktu berhari-hari, interaksi langsung dari manusia cuma memakan durasi beberapa jam saja.

Dapatkan aneka kabar menarik seputar dunia Tech atau ulasan seru lainnya melalui tulisan Andi di Gamebrott. Untuk pertanyaan lebih lanjut serta keperluan lain, pembaca dapat mengirim pesan ke [email protected].