Kiprah judul populer GTA V tercatat telah menghibur kalangan pemain game global selama satu dekade lebih semenjak peluncuran perdananya. Kendati jadwal kehadiran GTA VI pada platform konsol PS5 kian mendekat, tingkat popularitas seri kelima ini nyatanya belum meredup di panggung internasional, khususnya pada sektor mode Online.
Kabar mengejutkan belum lama ini mencuat ke publik ketika terdapat sekelompok pecinta waralaba tersebut merancang versi adaptasi GTA V supaya mampu beroperasi langsung di dalam peramban web. Benarkah hal itu benar-benar terwujud?
Komunitas Penggemar Menjalankan GTA V via Web Browser
Sekumpulan individu pencinta game tanpa identitas kelompok yang jelas telah sukses meracik porting permainan GTA V sehingga dapat dibuka serta diakses cukup memakai peramban internet.
Mengacu pada rincian data beredar, publik mulanya dapat menikmati permainan tersebut cukup mengunjungi laman playgta5.com. Sejumlah kesaksian membeberkan bahwa sesi gameplay berjalan lumayan mulus, mencakup eksekusi sekuens prolog awal cerita hingga menjelajahi beberapa titik kawasan Los Santos.
Dihimpun dari pengamatan teknis, proyek racikan penggemar ini memadukan modul WebAssembly serta mewajibkan unduhan berkas sekitar 700 MB supaya sistemnya bekerja secara lokal melalui browser pengguna tanpa mengandalkan transmisi video streaming.
Situs Resmi Diblokir dan Ditarik
Ketika laporan ini disusun pada tanggal (7/10), alamat tautan playgta5.com dipastikan sudah tidak beroperasi alias lenyap dari peredaran online. Ketika laman dikunjungi, tampilan game tidak lagi hadir melainkan notifikasi kegagalan “Connection timed out, Error code 522”.
Menyaksikan insiden tersebut, mayoritas pengamat memprediksi Take-Two selaku perusahaan penerbit seri waralaba Grand Theft Auto telah mengambil tindakan tegas menyikapi kehadiran porta ilegal tersebut.
Langkah represif seperti ini sebenarnya bukan kejutan baru. Belum lama berselang, Take-Two juga sempat memerintahkan penghapusan proyek serupa berupa porting GTA V untuk sistem Nintendo Switch, yang bahkan berujung pembubaran kelompok perancangnya.
Penelusuran digital menemukan fakta tambahan yang cukup menyita perhatian warganet. Seorang pengguna media sosial Twitter X dengan identitas @4k_isn mendapati pihak pengembang porting browser tersebut sempat melemparkan tawaran terbuka kepada khalayak. Sang kreator kabarnya bersedia menyerahkan seluruh source code proyek tersebut kepada siapapun yang menaruh minat.
Demikian ringkasan peristiwa tentang bagaimana para pecinta game GTA V sukses membawanya ke peramban internet sebelum akhirnya terkena blokir yang disinyalir kuat dari kubu Take-Two. Apa tanggapan Anda mengenai kabar ini?
Simak terus ulasan menarik seputar dunia GTA atau sajian tulisan lainnya persembahan Muhammad Faisal. Hubungi [email protected] untuk keperluan informasi lanjutan serta pertanyaan lainnya.
