Lebih dari delapan tahun sudah terlewati sejak pengumuman perdana The Elder Scrolls VI oleh Bethesda kepada khalayak ramai. Sepanjang kurun waktu tersebut, detail progres proyek ini sangat minim kabar walaupun kehadirannya amat dinanti-nantikan oleh para penggemar setia.
Akan tetapi tanpa diduga, pengembang tersebut mendadak mengumumkan tajuk resmi bagi sekuel ini lewat cuplikan singkat berdurasi satu menit—yaitu The Elder Scrolls VI: Sentinel.
Meskipun publikasi tersebut belum membeberkan banyak rincian lainnya, para pencinta game kini boleh berharap bahwa Bethesda segera memperlihatkan proses pengerjaan The Elder Scrolls VI: Sentinel. Terlebih lagi, sebelumnya telah beredar kabar burung serta perkiraan analis bahwa perilisannya direncanakan berlangsung menuju pengujung tahun 2028.
Makna di Balik Nama The Elder Scrolls VI: Sentinel
Para penikmat setia waralaba The Elder Scrolls tentu paham bahwa tajuk lanjutannya sering kali mengambil rujukan lokasi, selain pada instalasi perdana (Arena) serta rilisan keempat (Oblivion).
Seri keenam The Elder Scrolls ini diprediksi menyoroti wilayah kota Sentinel yang berperan sebagai ibukota kerajaan di provinsi Hammerfell—tepat di sisi barat daya Skyrim. Gulungan kuno berselimut debu pasir dalam tayangan itu pun dinilai menggambarkan kawasan yang memang memiliki gurun pasir terluas di daratan Tamriel.
Patut dicatat pula bahwa daerah Sentinel sesungguhnya telah dapat dijelajahi di game Elder Scrolls Online (karya Zenimax Online Studio, naungan Bethesda), bahkan semenjak MMORPG tersebut mengudara pada tahun 2014 lalu. Tentu patut dinantikan bagaimana wujud single player ini nantinya jika disandingkan dengan edisi daringnya.
Bagaimana opini kamu tentang perkembangan terkini ini, brott? Jangan ragu untuk segera membagikan sudut pandangmu pada kolom komentar.
Simak ulasan seru lain maupun artikel menarik karya Andy Julianto. Untuk informasi tambahan atau keperluan lain, hubungi kami di [email protected].
