Xbox belum lama ini merilis pengumuman mengenai restrukturisasi besar-besaran di jajaran studio mereka sebagai kelanjutan dari agenda reset internal, menyusul pemutusan hubungan kerja terhadap ratusan staf serta pergeseran fokus divisi pada September ini.
Halo Studios, unit pengembang utama waralaba Halo, menjadi salah satu pihak yang terkena imbas langsung. Ke depannya, Activision bakal menggarap judul Halo teranyar. Lantas, seperti apa kelanjutan peran Halo Studios?
Activision Bakal Kembangkan Game Halo Selanjutnya?
Lewat laman resminya, pihak Xbox membeberkan serangkaian penyesuaian struktural, pembagian studio, hingga kejelasan arah proyek-proyek video game yang tengah diproduksi di bawah bendera korporasi mereka.
Kini Halo Studios resmi diletakkan dalam ekosistem Activision Blizzard. Terkait pembuatan game Halo mendatang, Xbox hendak mendirikan kelompok baru yang misinya dipisahkan secara khusus dari alur produksi serta roadmap Call of Duty.
Di sisi lain, tugas Halo Studios bakal dialihkan menjadi tim penyokong komunitas setia Halo sekaligus menangani seri-seri yang telah meluncur ke pasar. Sejumlah pekerja internal studio ini turut dilepas, termasuk Josh Daniels yang baru genap 48 jam menduduki posisi anyarnya.
Tak cuma waralaba Halo, Rare beserta World’s Edge ikut dipindahkan ke bawah arahan Activision. Kemudian divisi King ditugaskan mengelola portofolio Microsoft Casual Games.
Sampai sekarang, detail proyek Halo garapan tim terpisah tersebut masih dirahasiakan. Setelah kiprah dua dekade, studio yang mulanya bernama 343 Industries kini beralih peran sekadar menjadi skuad pendukung bagi Activision.
Simak terus kabar Gamebrott terkini seputar Berita maupun sajian artikel lainnya dari Javier Ferdano. Untuk informasi dan kebutuhan lainnya, hubungi kami via [email protected].
